:: MENJAWAB ADZAN INSYA ALLAH KELAK MASUK SURGA



Bismillahirrahmannirahim,

Adzan adalah sebuah panggilan untuk kita supaya segera melaksanakan ibadah shalat . Apabila kita sedang mendengarkan suara adzan ,maka sebaiknya kita segera menghenti
kan segala aktifitas kita sambil menunggu adzan selesai . Dan kita hendaknya mengucapakan sebagaimana suara adzan tersebut kecuali pada bacaan '' Hayya alash shalaa '' dan '' Hayya alal falaa ,maka mengucapkan :

لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ '' La haula walaa quwwata illa billah "


Rasulullah shallahu alaihiwasalam bersabda :

" Apabila muadzin mengucapkan, ”Allahu Akbar Allahu Akbar,” lalu salah seorang dari kalian menjawab, ’Allahu Akbar Allahu Akbar’, kemudian muadzin mengucapkan, ’Asyhadu Anla Ilaha Illallah,’ dia menjawab,’ ’Asyhadu Anla Ilaha Illallah’, kemudian muadzin mengucapkan, ’Asyhadu Anna Muhammadar Rosulullah,’ dia menjawab,’ ’Asyhadu Anna Muhammadar Rosulullah’, kemudian muadzin mengucapkan, ’Hayya Alash Sholah.’ dia menjawab ’La Haula Wala Quwwata Illa Billah,’ kemudian muadzin mengucapkan,’Hayya Alal Falah,’ dia menjawab, ’La Haula Wala Quwwata Illa Billah,’ kemudian muadzin mengucapkan,’Allahu Akbar Allahu Akbar,’ dia menjawab, ’Allahu Akbar Allahu Akbar,’ kemudian muadzin mengucapkan, ’La Ilaha Illallah,’ dia menjawab ,’La Ilaha Illallah,’ dan semua itu dari hatinya, niscaya dia masuk surga” (HR.Muslim)


Nabi Muhammad bersabda :

إِذَا سَمِعْتُمْ النِّدَاءَ فَقُولُوا مِثْلَ مَا يَقُولُ الْمُؤَذِّنُ
“Apabila kalian mendengar azan, maka jawablah dengan seperti apa yang diucapkan muazzin.” (HR. Al-Bukhari -Muslim)


Kemudian setelah adzan selesai hendaknya kita membaca doa dibawah ini , sesuai dengan sabda Rasulullah saw yang berjanji akan memberikan syafaat kepada siapa yang sesudah adzan membaca doa yang didalamnya mengandung permohonan agar nabi Muhammad saw ditempatkan di al-Wasilah (derajat yang tertinggi di surga), sabda beliau:

“Apabila kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah seperti yang dia ucapkan, kemudian bersholawatlah kepadaku, karena barang siapa bersholawat kepadaku satu kali niscaya Allah bersholawat kepadanya sepuluh kali. Kemudian memohonlah al-Wasilah (kedudukan tertinggi) kepada Allah untukku, karena itu adalah kedudukan di surga yang tidak layak kecuali untuk seorang hamba dari hamba-hamba Allah, dan aku berharap aku adalah hamba tersebut, barang siapa memohon al-Wasilah untukku niscaya dia (berhak) mendapatkan syafaat” (HR. Muslim 2/327)


DOA SETELAH ADZAN

اَللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ، وَالصَّلاَةِ الْقَائِمَةِ، آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ، وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُوْدًا الَّذِيْ وَعَدْتَهُ،إِنَّكَ لاَ تُخْلِفُ الْمِيْعَادَ

Allaahumma rabba haadzihid da’watid taammah, wasshalaatil qaa imah, Aati Muhammadanil wassilah .Wal fadhilata Wab'atshu maqaamam'mahmuudalladzii wa’adtah .innaka laa tukhliful mii-aad . .

Artinya : Ya Allah, Tuhan Pemilik panggilan yang sempurna (adzan) ini dan shalat (wajib) yang didirikan. Berilah Al-Wasilah (derajat di Surga, yang tidak akan diberikan selain kepada Nabi dan fadhilah kepada Muhammad. Dan bangkitkan beliau sehingga bisa menempati maqam terpuji yang telah Engkau janjikan. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji


WAKTU ANTARA ADZAN - IQOMAH MUSTAJAB

Berdoa untuk diri sendiri /orang lain antara adzan dan iqamah sangat dianjurkan , sebab doa antara adzan dan iqamah adalah waktu dikabulkan /mustajab (HR At Tirmidzi , Abu Dawud - Ahmad )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar