Al-QUR'AN ADALAH CAHAYA BAGI JIWA



Hai manusia,
sesungguhnya telah datang kepadamu bukti kebenaran dari Rabb-mu, (Muhammad dengan mukjizatnya),
dan telah Kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang (Al Qur'an). (1)

Dan mereka tidak menghormati Allah...
dengan penghormatan yang semestinya di kala mereka berkata:
"Allah tidak menurunkan sesuatu pun kepada manusia".

Katakanlah (kepada mereka): "Siapakah yang menurunkan kitab (Taurat) yang dibawa oleh Musa sebagai cahaya dan petunjuk bagi manusia, kamu jadikan kitab itu lembaran-lembaran kertas yang bercerai-berai, kamu perlihatkan (sebagiannya) dan kamu sembunyikan sebagian besarnya, padahal telah diajarkan kepadamu apa yang kamu dan bapak-bapak kamu tidak mengetahui (nya)?"

Katakanlah (juga kepada mereka): "Allah-lah (yang menurunkannya)",

Kemudian (sesudah kamu menyampaikan Al Qur'an kepada mereka),
biarkanlah mereka bermain-main dalam kesesatannya. (2)

(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul,
Nabi yang umi yang (namanya) mereka dapati tertulis ...
di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka,
yang menyuruh mereka mengerjakan yang makruf,
dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar,
dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik,
dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk,
dan membuang dari mereka beban-beban,
dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka.
Maka orang-orang yang beriman kepadanya,
memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang...
yang diturunkan kepadanya (Al Qur'an),
mereka itulah orang-orang yang beruntung. (3)

Dan demikianlah...
Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al Qur'an) dengan perintah Kami.
Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui...
apakah Al Kitab (Al Qur'an),
dan tidak pula mengetahui apakah iman itu,
tetapi Kami menjadikan Al Qur'an itu cahaya,
yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami.
Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus. (4)

Dialah yang menurunkan kepada hamba-Nya...
ayat-ayat yang terang (Al Qur'an),
supaya Dia mengeluarkan kamu,
dari kegelapan kepada cahaya.
Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Penyantun lagi Maha Penyayang terhadapmu. (5)

Maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya,
dan kepada cahaya (Al Qur'an) yang telah Kami turunkan.
Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (6)
____________
(1) QS An-Nisaa 4:174
(2) QS Al-An'am 6:91
(3) QS Al-A'raaf 7:157
(4) QS Asy-Syuura 42:52
(5) QS Al-Hadiid 57:9
(6) QS At-Taghabuun 64:8



AL-QUR’AN SUMBER CAHAYA

Sesungguhnya Al-Quran ini adalah bacaan yang sangat mulia,
pada kitab yang terpelihara (Lauhul Mahfuzh),
tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan. (QS. Al-Waaqiah:77-79)

Sebenarnya,
Al Quran itu adalah ayat-ayat yang nyata...
di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu.
Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami...
kecuali orang-orang yang zalim.
(QS. Al-Ankabut:49)

Dan demikianlah...
Kami telah menurunkan Al Quran yang merupakan ayat-ayat yang nyata,
dan bahwasanya Allah memberikan petunjuk...
kepada siapa yang Dia kehendaki.
(QS. Al-Hajj:16)
_______________________
Peran al-Qur'an bagi mata bathin (bashirah) adalah seperti peran matahari bagi mata dzahir (al-Ghazali) ...

Ambillah sebanyak mungkin cahaya...
yang berserakan pada ayat-ayat-Nya,
Ambillah mutiara hikmah (hakikat)...
di dalam lautan syari'at sebagai bekal makrifat kepada-
Itulah awal beragama (ad-Diin) ... kemudian ...
semoga Allah SWT menganugerahi pembimbing sejati...
dari dirimu sendiri ... (al Faqir)




Gemuruh Tasbih Alam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar